Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang bisa membantu kita untuk menerjemahkan teks dengan ratusan halaman dalam sekejap, tetapi apakah AI bisa digunakan untuk dokumen resmi seperti paspor, ijazah, atau kontrak hukum? Mengingat dokumen resmi mengandung kekuatan hukum serta memiliki standar legalitas yang ketat.
Apakah Terjemahan AI Bisa Digunakan untuk Dokumen Resmi?
Jawabannya adalah AI untuk terjemahan secara umum tidak bisa digunakan untuk dokumen resmi seperti akta kelahiran, kontrak hukum, dan ijazah. Apa alasannya?
- Butuh Stempel dan Tanda Tangan Penerjemah
Alasan yang pertama adalah karena dokumen resmi biasanya mensyaratkan stempel serta tanda tangan dari penerjemah tersumpah atau sworn translator. Stempel dan tanda tangan dari penerjemah tersumpah ini sebagai bukti keabsahan hukum dan bentuk tanggung jawab penuh atas keakuratan hasil terjemahan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Berbeda dengan AI seperti Google Translate, Claude, Gemini, dan ChatGPT tidak memiliki legalitas untuk bertanggung jawab atas hasil terjemahannya.
- Keakuratan Terjemahan
Berbicara mengenai keakuratan, terjemahan AI sering kali keliru dalam memahami istilah hukum, gelar, nama diri, serta klausul dokumen yang sensitif karena AI tidak selalu bisa memahami konteks dengan benar. Kesalahan kecil dalam menerjemahkan dokumen resmi dapat membuat data dalam dokumen terjemahan tidak sesuai dengan dokumen asli.
Dokumen terjemahan pun bisa langsung otomatis ditolak oleh pihak berwenang. Hal inilah yang membuat dokumen resmi membutuhkan penerjemahan yang lebih teliti dan akurat secara konteks.
- Struktur Dokumen
Selain itu, dokumen resmi juga terkadang mengandung tabel, kop surat, nomor dokumen, dan elemen-elemen lainnya. Jika Anda menggunakan AI untuk translate dokumen, struktur tersebut belum tentu bisa dipertahankan secara akurat. Oleh sebab itu, penerjemah tersumpah umumnya tidak hanya menerjemahkan dokumen, tapi juga memeriksa dokumen dan memastikan struktur dokumen tidak berubah.
- Risiko Penolakan Dokumen
AI tidak bisa digunakan secara sembarangan untuk menerjemahkan dokumen. Kedutaan Besar, kampus, dan instansi pemerintah umumnya akan langsung menolak dokumen yang diterjemahkan oleh mesin AI walaupun secara bahasa hasilnya terlihat bagus. Untuk keperluan lintas negara, Anda wajib memeriksa persyaratan dari instansi atau lembaga tujuan terkait penerjemahan dokumen serta tahapan lanjutan seperti apostille dan legalisasi dokumen.
Baca Juga: Stempel Penerjemah Tersumpah untuk Dokumen Resmi
Kapan AI Masih Bisa Digunakan untuk Menerjemahkan Dokumen?
Jadi, kapan AI masih bisa digunakan untuk menerjemahkan dokumen? Meskipun AI tidak bisa mengalihbahasakan dokumen secara sempurna, keberadaan AI masih memberikan banyak manfaat kepada penerjemah untuk menerjemahkan dokumen secara lebih cepat.
Umumnya, para penerjemah memanfaatkan AI untuk membuat draft terjemahan awal serta mencari alternatif istilah. Meskipun dapat membantu dalam membuat draft terjemahan, dokumen draft tersebut tidak bisa dianggap sebagai hasil akhir.
Penerjemah masih perlu melakukan editing, proofreading, pengecekan terminologi, serta membandingkan hasil dengan dokumen asli supaya tidak perbedaan isi serta makna antara dokumen terjemahan dengan dokumen asli. Dengan menggabungkan kemajuan teknologi serta kemampuan manusia, maka proses penerjemahan bisa lebih cepat selesai dan lebih efektif, namun hasil tetap akurat.
Tips Memilih Jasa Terjemahan Dokumen Resmi
Memilih jasa penerjemah dokumen resmi memang perlu kehati-hatian agar dokumen sah secara hukum dan diakui oleh instansi atau Kedutaan terkait. Berikut tips memilih jasa terjemahan dokumen resmi.
- Gunakan jasa penerjemah tersumpah yang bekerja sama dengan penerjemah tersumpah yang telah lulus ujian kualifikasi penerjemah, telah diambil sumpahnya, dan terdaftar resmi di Kemenkum RI seperti Wordnesia.
- Hindari jasa yang beroperasi tanpa kejelasan alamat kantor penerjemah tersumpah.
- Cari tahu apakah mereka berpengalaman dalam menangani dokumen spesifik Anda dengan cek portofolio serta testimoni dari para klien sebelumnya.
- Pastikan penerjemah memahami format dokumen, istilah hukum/teknis yang baku, serta ketentuan spesifik dari negara atau institusi tujuan Anda.
- Dokumen resmi memuat data pribadi yang sangat sensitif. Pastikan penyedia jasa memiliki kebijakan kerahasiaan seperti Non-Disclosure Agreement / NDA yang jelas terkait pemusnahan atau perlindungan dokumen Anda.
- Pilih jasa penerjemah tersumpah yang transparan dalam hal biaya penerjemah dokumen resmi serta estimasi waktu pengerjaan. Anda juga perlu menanyakan apakah biaya jasa sudah termasuk revisi apabila ada kesalahan terjemahan.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa ai untuk menerjemahkan dokumen resmi umumnya tidak akan diterima oleh instansi terkait. Dokumen resmi wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah resmi, tepercaya, dan berpengalaman seperti Wordnesia. Dalam hal penerjemahan dokumen teknologi AI hanya dapat digunakan sebagai alat bantu saja.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


