Pengajuan permohonan visa maupun pendaftaran kuliah ke luar negeri sering kali mengalami hambatan dalam dokumen terjemahan karena pihak Kedutaan Besar, imigrasi, dan universitas luar negeri umumnya hanya menerima dokumen terjemahan yang diterjemahkan secara resmi oleh penerjemah tersumpah dan telah dilegalisasi.
Sayangnya, banyak individu yang mengabaikan persyaratan tersebut. Banyak kasus penyebab dokumen ditolak karena dokumen diterjemahkan dengan menggunakan google translate.
Berbicara mengenai dokumen terjemahan google translate apakah hasil google translate bisa dilegalisasi seperti dokumen terjemahan tersumpah? Anda perlu tahu bahwa hasil translate google translate umumnya tidak bisa dilegalisasi. Apa alasannya?
Apakah Hasil Google Translate Bisa Dilegalisasi?
Hasil terjemahan google translate berpotensi akan ditolak oleh Kementerian maupun lembaga yang menerbitkan legalisasi karena beberapa alasan sebagai berikut.
1. Tidak Ada Kekuatan Hukum
Google Translate adalah mesin penerjemahan yang tidak bisa menjamin akurasi hasilnya dan tidak memiliki wewenang secara hukum untuk menerjemahkan dokumen resmi. Hasil translate google translate maupun AI tidak ada kekuatan hukum sehingga apabila terdapat kesalahan terjemahan tidak ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban.
Berbeda dengan penerjemah tersumpah atau sworn translator yang terikat sumpah dan memiliki wewenang untuk menerjemahkan dokumen resmi. Mereka pun wajib bertanggung jawab atas terjemahannya.
2. Tidak Ada Identitas
Terjemahan resmi wajib mencantumkan nama penerjemah, nomor pengangkatan, tanda tangan, dan stempel penerjemah. Unsur-unsur tersebut tidak bisa ditemukan di hasil google translate sehingga instansi tidak punya dasar untuk memverifikasinya.
3. Tidak Ada Surat Pernyataan
Dokumen terjemahan tersumpah selalu disertai surat pernyataan atau affidavit dari penerjemah yang menyatakan bahwa isi dokumen terjemahan telah sesuai dengan dokumen asli. Tanpa pernyataan ini tidak ada jaminan keabsahan, pertanggungjawaban hukum, dan pengakuan resmi bahwa suatu dokumen telah diterjemahkan secara akurat dari bahasa asli ke bahasa sasaran.
4. Akurasi Tidak Terjamin
Beberapa dokumen seperti ijazah, akta, dokumen medis, dan jenis dokumen lainnya memuat istilah khusus yang sangat spesifik. Mesin penerjemah google tidak bisa menjamin keakuratan terjemahan.
Google translate bisa saja melakukan kesalahan saat menerjemahkan istilah hukum dan akademik (misalnya gelar, predikat kelulusan); nama orang dan tempat yang ikut diterjemahkan padahal seharusnya tidak; format tanggal, angka, dan singkatan; sehingga makna bergeser.
Satu kesalahan kecil pada penerjemahan seperti nama atau tanggal lahir, bisa membuat dokumen Anda ditolak atau bermasalah di kemudian hari.
5. Tidak Memenuhi Persyaratan Instansi
Kedutaan, imigrasi, universitas, dan lembaga beasiswa umumnya meminta terjemahan dari penerjemah tersumpah atau penerjemah bersertifikat. Hasil mesin biasanya langsung ditolak pada tahap pemeriksaan berkas karena tidak memenuhi persyaratan.
6. Tidak Sesuai Format
Alasan lainnya adalah format hasil terjemahan mesin tidak sesuai dengan standar internasional. Misalnya, tidak ada cap dan pernyataan penerjemah hingga tata letak yang tidak sesuai dengan format standar resmi atau kedutaan negara tujuan.
Baca Juga: Ciri Penerjemah Tersumpah Resmi Kemenkumham dan Cara Cek Legalitasnya
Langkah Mendapatkan Terjemahan yang Bisa Dilegalisasi
Untuk mendapatkan terjemahan yang bisa dilegalisasi maupun di-apostille, Anda bisa menerjemahkan dokumen tersebut ke jasa penerjemah tersumpah yang bekerja sama dengan sworn translator yang telah terdaftar di Kemenkum seperti Wordnesia.
Sebelum mengajukan layanan penerjemahan, dokumen yang ingin diterjemahkan umumnya akan diminta untuk di-scan dengan resolusi tinggi supaya dokumen bisa terbaca dengan jelas oleh penerjemah.
- Hasil scan dokumen dapat Anda kirim ke tim Customer Service untuk diteruskan ke penerjemah.
- Anda perlu melakukan pembayaran terlebih dahulu baik hanya DP maupun lunas.
- Dokumen kemudian akan mulai diterjemahkan secara akurat. Draft terjemahan akan dikirim ke klien supaya klien dapat memeriksa dan mengajukan revisi apabila ada kesalahan
- Jika sudah tidak ada kesalahan, dokumen terjemahan akan dibubuhi stempel atau cap resmi dari penerjemah.
Dokumen terjemahan yang sudah selesai akan dikirim melalui WhatsApp/email atau ekspedisi tepercaya. Anda kemudian bisa mengajukan legalisasi maupun apostille dengan dokumen terjemahan tersebut. Legalisasi dan apostille dokumen juga bisa Anda ajukan ke tim Wordnesia yang juga berpengalaman dalam mengurus legalisasi dokumen.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


