Visa Umrah Mandiri
Ibadah umroh di Tanah Suci kini bisa dilakukan secara mandiri tanpa melalui biro perjalanan sehingga biaya yang dibutuhkan lebih sedikit. Namun, calon jemaah wajib mengurus visa umroh mandiri. Visa tersebut dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi dan menjadi syarat wajib yang harus diurus oleh calon jemaah. Bagi Anda yang ingin megurus visa ibadah umroh mandiri, ketahui informasi lengkapnya berikut ini.

Mengenal Visa Umroh Mandiri​

Visa Umroh Mandiri adalah salah satu jenis visa resmi yang diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi. Visa ini menjadi izin resmi yang diberikan kepada WNA untuk bisa melakukan ibadah umroh secara mandiri tanpa terikat dengan biro travel.

Artinya pemegang visa umroh mandiri mendapat kebebasan untuk mengatur jadwal keberangkatan, akomodasi, atau aktivitas yang dilakukan selama di Tanah Suci.

Perlu diketahui bahwa visa umroh termasuk single entry dengan masa berlaku 90 hari terhitung sejak tanggal penerbitan. Setelah melewatu masa berlaku, visa akan hangus dan tidak dapat digunakan untuk memenuhi syarat administrasi ibadah umroh mandiri.

Kelebihan Visa Umroh Mandiri

Di Indonesia Visa Umroh Mandiri mulai populer sejak pemerintah Arab Saudi telah membuka akses lewat platform Nusuk, semacam kartu identitas yang harus dibawa oleh WNA selama ibadah di Arab Saudi.

Adanya kelonggaran aturan terkait visa umroh mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia. Pasalnya visa umroh mandiri dianggap memberikan beberapa kelebihan yakni sebagai berikut.

  • Ibadah umroh jadi lebih hemat 50 persen dibanding biaya umroh lewat biro perjalanan
  • Lebih fleksibel karena pelaku wisata umroh bisa menentukan hal-hal yang berkaitan dengan perjalanannya seperti akomodasi, waktu ibadah, dan sebagainya
  • Ibadah jadi lebih menyenangkan dengan disisipi wisata rohani lainnya tanpa terikat aturan travel.

Syarat Mengajukan Permohonan Visa Umroh Mandiri

Permohonan visa umroh mandiri dapat diajukan oleh WNI dengan melampirkan beberapa dokumen sebagai berikut.

  • Paspor yang masih berlaku
  • KTP yang masih berlaku
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Buku Nikah jika berangkat bersama pasangan
  • Akta Kelahiran untuk anak di bawah 17 tahun
  • Pas Foto berwarna latar belakang putih ukuran 4×6 cm atau 4×5 cm
  • Bukti Vaksin Meningitis atau kartu kuning
  • Bukti pemesanan Tiket Pulang-Pergi (PP)
  • Bukti Pemesanan Akomodasi (Hotel) yang terdaftar di NUSUK
  • Asuransi Perjalanan atau asuransi kesehatan
  • Surat Mahram untuk perempuan di bawah usia tertentu atau jika berangkat tanpa pendamping laki laki.

Perlu diketahui bahwa pihak Imigrasi Arab Saudi berhak meminta dokumen tambahan untuk mendukung proses verifikasi permohonan visa. Dalam beberapa kasus dokumen juga perlu diterjemahkan lewat penerjemah tersumpah (Sworn Translator).

Penerjemah Tersumpah Dokumen Visa Umroh Mandiri

Untuk mendapatkan hasil translate dokumen sesuai aturan, Anda bisa mempercayakannya kepada Wordnesia. Sebagai perusahaan penerjemahan resmi, Wordnesia menyediakan jasa translate dokumen dengan hasil sah dan legal. Layanan tersebut membantu calon jemaah umroh dalam memenuhi syarat administrasi di Arab Saudi.

Pemesanan jasa translate dokumen Indonesia-Arab dilayani secara online. Atau pemesana juga dilayani secara offline dengan mengunjungi kantor cabang Wordnesia di beberapa kota.

Layanan translate dokumen area Jawa Tengah dan Yogyakarta bisa didapatkan via penerjemah tersumpah Jogja dengan alamat Perum Griya Suryo Asri I No.F8, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Khusus jasa Sworn Translator di Jawa Timur, pemesanan bisa didapat dengan mengunjungi penerjemah tersumpah Surabaya berlokasi di Kalijudan Gg. XV No.5, Kalijudan, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Sedangkan pemesanan jasa translate dokumen area Jabodetabek bisa datang ke kantor penerjemah tersumpah Jakarta dengan lokasi di Jalan TB Simatupang No.18, Kebagusan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 Cara Mengurus Visa Umroh Mandiri

Visa Umroh Mandiri bisa diurus secara online. Sebelum mendaftarkan diri, disarankan untuk memenuhi dokumen yang diperlukan. Setelah itu Anda dapat mengikuti prosedurnya yakni sebagai berikut.

  • Daftar lewat penyedia layanan visa resmi, baik berupa lembaga atau perusahaan yang mendapat izin untuk pengajuan Visa Umroh Mandiri secara legal dan terpercaya. Anda bisa melakukan pengecekan penyedia layanan lewat situs resmi SIMPU Kemenag RI
  • Setelah mendaftar lewat penyedia layanan visa umroh mandiri dilakukan, pemohon hanya tinggal menunggu mendapatkan MOFA yakni surat konfirmasi yang diterbitkan oleh Kementerian Haji Arab Saudi untuk jemaah umrah. Dokumen MOFA hanya berlakku selama 15 hari.
  • Pemoh visa harus mengajukan MOFA ke provider untuk mendapatkan visa
  • Jika verifikasi berhasil dilewati, pemohon akaan mendapatkan visa umroh.

Disarankan untuk memahhami apa saja syarat pengajuan permohonan visa umroh mandiri. Hubungi Wordnesia untuk menerjemahkan dokumen resmi Anda.​

Standar Layanan Kami

CEPAT

Customer servis kami siap membantu anda dalam 7 x 24 Jam. Hardcopy terjemahan bisa diambil atau dikirim dari cabang terdekat

TEPAT

Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan.  Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN

Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus