Peluang Kerja di Jepang untuk Lulusan SMK
Patut diketahui bahwa banyak jenis pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerja dengan lulusan SMK. Artinya pekerja tidak harus lulus Sarjana (S1) untuk bisa kerja di industri Jepang. Namun, pekerja harus memiliki keahlian spesifik sesuai kebutuhan. Beberapa sektor yang menerima pekerja lulusan sekolah menengah kejuruan adalah sebagai berikut.
- Manufaktur (Industri Pabrik)
Lulusan SMK bisa mengisi posisi sebagai pekerja pabrik di Jepang. Biasanya pabrik memproduksi kendaraan, alat eletronik, dan sebagainya. Jurusan SMK yang dibutuhkan di sektor ini contohnya Teknik mesin, teknik elektro, otomotif, teknik industri, dan masih banyak lagi.
- Konstruksi dan Bangunan
Kebutuhan pekerja bidang konstruksi dan bangunan di Jepang sangat tinggi sehingga menerima lulusan SMK dari Indonesia. Pekerja akan dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur, perumahan, atau fasilitas umum. Jurusan SMK yang dibutuhkan misalnya teknik bangunan, teknik sipil, listrik instalasi.
- Pertanian dan Perkebunan
Tenaga kerja dari Indonesia banyak pula yang bekerja di ladang pertanian dan perkebunan. Nantinya pekerja akan dilibatkan dalam kegiatan pertanian dan perkebunan mulai dari menanam hingga memanen. Pekerjaan ini terbuka untuk hampir seluruh jurusan di SMK.
- Perawat Lansia (Caregiver)
Lulusan SMK Indonesia bisa melamar sebagai perawat lansia. Syarat yang harus dipenuhi adalah keterampilan dasar keperawatan. Selain itu calon pekerja juga harus memiliki keterampilan lain sesuai kontrak misalnya memasak, membersihkan rumah, dan sebagainya. Pekerjaan ini terbuka untuk banyak jurusan SMK.
- Perhotelan dan Pariwisata
Banyak lulusan SMK di Indonesia yang memilih magang dan bekerja di sektor hospitality Jepang. Biasanya para pekerja migran Indonesia akan diposisikan di bagian front office, housekeeping, koki, dan masih banyak lagi. Jurusan yang dibutuhkan di sektor ini seperti perhotelan, tata boga, tata graha, pariwisata, dan masih banyak lagi.
Jalur Kerja di Jepang untuk Lulusan SMK
Saat ini ada banyak jalur yang tersedia untuk lulusan sekolah kejuruan dari Indonesia agar bisa bekerja di Jepang. Beberapa jalur yang bisa diikuti adalah sebagai berikut.
- Jalur TITP
Jalur TITP atau Technical Intern Training Program adalah program magang teknis. Di Jepang program ini dikenal dengan Ginou Jisshusei. TITP digelar oleh pemerintah Jepang berupa pemberian pelatihan untuk pekerja asing, termasuk dari Indonesia.
Program ini bisa diikuti oleh lulusan SMK. Nantinya, peserta program akan merasakan bekerja langsung di perusahaan Jepang sekaligus mendapatkan upah.
- Specified Skilled Worker (SSW)
Pada dasarnya Specified Skilled Workers (SSW) adalah izin tinggal yang diberikan kepada WNA agar bisa bekerja di Jepang. Izin ini bisa diberikan kepada pekerja Indonesia lulusan SMK yang memiliki keterampilan spesifik.
Program ini telah banyak membantu para pekerja terampil dari Indonesia di berbagai industri seperti keperawatan, pembersihan gedung, industri konstruksi, penerbangan, dan masih banyak lagi.
- Government-to-Government
Program G to G ini diselenggarakan secara resmi oleh Indonesia dan Jepang. Lulusan SMK yang ingin kerja di Jepang lewat jalur G to G bisa mendaftar melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Program ini umumnya diisi oleh lulusan SMK dari Indonesia untuk bekerja di sektor perawat (kangoshi) dan careworker (kaigofukushishi).
Syarat Lulusan SMK Kerja di Jepang
Lulusan SMK yang ingin kerja ke Jepang harus memenuhi syarat dan kriteria yang sudah ditetapkan. Syarat yang harus dipenuhi juga disesuaikan dengan jalur yang dipilih, sektor industri yang diinginkan, dan masih banyak lagi. Untuk memudahkan, berikut ini syarat umum lulusan SMA/SMK kerja di Jepang.
- Usia minimal 18 tahun
- Minimal lulusan SMK/sederajat dengan jurusan sesuai profesi yang diinginkan
- Memiliki kemampuan bahasa Jepang Minimal JLPT N5 atau JFT-Basic A2
- Sehat secara fisik maupun psikis
- Wajib lulus ujian skill (tokutei ginou) sesuai sektor kerja (khusus SSW)
- Ijazah asli dan terjemahan bahasa Inggris atau Jepang
- KTP, KK, Akta lahir
- Surat izin orang tua (jika belum menikah)
- Paspor
- Sertifikat bahasa Jepang (JLPT/JFT)
- Sertifikat keterampilan (jika ada)
- Dokumen pendukung visa kerja
Baca Juga: Macam-macam Visa Kerja Jepang Berdasarkan Profesi
Dokumen tersebut perlu diterjemahkan ke bahasa Jepang atau Inggris saat pendaftaran. Penerjemahan dokumen dilakukan lewat jasa penerjemah tersumpah.
Penerjemah Dokumen Kerja Indonesia Jepang
Lulusan SMK di Indonesia bisa mendapatkan jasa translate dokumen kerja ke Jepang lewat Wordnesia. Layanan tersebut dapat dipesan secara online atau offline ke kantor Wordnesia.
Untuk lulusan SMK yang ada di Jawa Timur dapat memenuhi kebutuhan penerjemahannya lewat kantor penerjemah tersumpah Surabaya yang beralamat di Kalijudan Gg. XV No.5, Kalijudan, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur.
Sedangkan lulusan sekolah kejuruan di Yogyakarta dan Jawa Tengah bisa mempercayakan dokumennya ke penerjemah tersumpah Jogja. Anda bisa mendatangi kantor di Perum Griya Suryo Asri I No. F8, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Khusus area Jabodetabek sekitarnya, calon pekerja SMK di Jepang dapat berkunjung ke penerjemah tersumpah Jakarta. Alamatnya ada di Jl. TB Simatupang No.18, Kebagusan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Peluang kerja di Jepang untuk lulusan SMK selalu terbuka lebar untuk pekerja dari Indonesia. Simak informasi terkait lowongan kerja Jepang SMK di website resmi Wordnesia.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


