Beasiswa Kominfo S2 Luar Negeri 2026
Beasiswa Kominfo yang kini menjadi beasiswa Komdigi adalah program bantuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan SDM KOMDIGI. Program ini memberi kesempatan kepada sarjana (S1) untuk bisa melanjutkan pendidikan formal ke jenjang Magister (S2).
Beasiswa Kominfo Komdigi ini memfasilitasi masyarakat untuk bisa melanjutkan pendidikan S2 baik di dalam atau ke luar negeri. Di tahun 2026, periode pendaftaran beasiswa telah ditutup namun masyarakat bisa memantau website resmi untuk mengetahui jadwal pembukaan beasiswa selanjutnya.
Perlu diketahui bahwa program ini terbuka luas untuk berbagai kelompok masyarakat yang memiliki ketertarikan di bidang komunikasi dan informatika, baik berstatus PNS, TNI/POLRI, atau masyarakat umum.
Beasiswa Komdigi ini dibagi menjadi dua jenis yaitu reguler dan internal. Beasiswa Komdigi reguler terbuka untuk siapapun yang tertarik di bidang teknologi. Sedangkan beasiswa internal hanya diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Lewat beasiswa Komdigi, kandidat bisa melanjutkan pendidikan S2 di universitas yang menjadi mitra baik di dalam atau luar negeri. Pilihan kampus dalam negeri sangat beragam seperti UGM, UI, ITB, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Unair, UNS, dan masih banyak lagi. Sedangkan kampus luar negeri yang menjadi mitra seperti Tsinghua University, Beihang University, atau kampus di Inggris yang menjadi mitra Program Chevening.
Syarat Pendaftaran Beasiswa Komdigi
Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dalam program beasiswa Komdigi perlu memperhatikan syarat yang sudah ditentukan yakni sebagai berikut.
- Berstatus sebagai WNI
- Pernah/sedang bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun (kumulatif) saat melamar dibuktikan dengan SK atau Surat Keterangan Kerja
- Pelamar tidak berprofesi sebagai dosen
- Khusus PNS memiliki golongan minimal III/a
- Memenuhi batas usia maksimal
- Belum memiliki dan tidak sedang mengikuti gelar Magister (S2)
- Lulusan S1/D IV dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00
- Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 – 1000 kata);
- Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca
- studi
- Menyertakan surat rekomendasi akademik
- Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja
- Memiliki surat rekomendasi persetujuan tugas belajar dari Biro Kepegawaian/SDM (khusus PNS/TNI/POLRI)
- Diutamakan sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi mitra
- Khusus pendaftar lulusan luar negeri wajib melampirkan dokumen yang sudah disesuaikan seperti hasil penyetaraan ijazah hingga hasil konversi IPK.
Dokumen berbahasa asing perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Penerjemahan dokumen dilakukan oleh penerjemah tersumpah (Sworn Translator).
Jasa Penerjemah Tersumpah untuk Beasiswa Kominfo
Terjemahkan dokumen resmi Anda melalui Wordnesia. Layanan kami menjamin hasil terjemahan dokumen diakui sah dan resmi sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan agenda formal baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Selain beasiswa Kominfo S2 luar negeri 2026, Wordnesia juga menyediakan beragam informasi menarik lain. Kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi seputar beasiswa S2 luar negeri lainnya. Dapatkan informasi lebih lengkap terkait layanan penerjemahan dokumen lewat CS kami.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


