Apa perbedaan certified translation dan sworn translation? Kedua jasa penerjemahan tersebut sangat dibutuhkan dalam dunia komunikasi internasional saat ini.
Akan tetapi, meskipun keduanya berperan dalam bidang yang sama, kedua jasa ini memiliki perbedaan yang perlu kita ketahui supaya tidak salah dalam memilih jasa penerjemahan untuk mengatasi kebutuhan kita.
Sworn Translation
Apa yang dimaksud dengan sworn translation? Sworn translation merupakan penerjemahan dokumen yang dilakukan oleh penerjemah resmi, tersumpah, dan telah diakui oleh pemerintah.
Penerjemah tersumpah memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan jenis penerjemah lainnya. Mulai dari segi posisinya dari segi hukum, di Indonesia penerjemah tersumpah diangkat dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Mereka wajib mengucapkan sumpah di depan pengadilan atau pejabat berwenang. Dokumen terjemahan yang dihasilkan oleh sworn translator pun memiliki kekuatan hukum yang sama dengan dokumen asli.
Ciri lainnya adalah dokumen yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah memuat stempel, tanda tangan, nomor registrasi resmi dari penerjemah.
Dokumen yang Diterjemahkan oleh Sworn Translator
Dalam kebutuhan perusahaan peran penerjemah tersumpah biasanya diperlukan untuk menerjemahkan dokumen-dokumen seperti akta pendirian perusahaan, dokumen pendaftaran bisnis, dokumen perjanjian lintas negara yang membutuhkan validasi hukum, dokumen persidangan di yurisdiksi luar negeri, dan dokumen yang harus diserahkan kepada otoritas pemerintah.
Selain itu, penerjemah tersumpah juga dibutuhkan dalam beberapa industri untuk menerjemahkan dokumen perbankan atau laporan keuangan, sertifikat medis serta dokumen uji klinis, sertifikat keselamatan dan dokumen kepatuhan regulasi, dan dokumen pengadilan atau perjanjian hukum.
Certified Translation
Sementara itu, apa itu certified translation? Certified translation merupakan penerjemahan yang dilakukan oleh penerjemah profesional dengan memberikan pernyataan resmi yang menjamin kelengkapan serta keakuratan dokumen terjemahan.
Penerjemah bersertifikat tidak membutuhkan wewenang dari pemerintah. Certified translation dapat dilakukan oleh penerjemah profesional yang memenuhi kualifikasi.
Dokumen yang Diterjemahkan oleh Certified Translator
Dalam keperluan ekspansi perusahaan ke pasar global certified translator mengambill peran yang cukup penting untuk menerjemahkan dokumen persyaratan masuk pasar, dokumen pelaporan ke regulator, perjanjian kemitraan, kontrak bisnis internasional, dokumen investasi asing, dokumen transaksi lintas negara, dokumen tender, dokumen kepatuhan pajak internasional, dokumen transaksi lintas negara, dan registrasi perusahaan asing.
Dalam urusan bisnis juga penerjemah bersertifikat berperan dalam menerjemahkan beberapa dokumen, seperti laporan keuangan, dokumen pajak, rekening koran bank, laporan tahunan, dokumen pendaftaran perusahaan, akta pendirian serta anggaran dasar perusahaan, izin usaha, dan dokumen pendaftaran perdagangan.
Baca Juga: Pentingnya Sworn Translator Untuk Visa Pelajar
Perbedaan Certified Translation dan Sworn Translation
Perbedaan certified translation dan sworn translation dapat dilihat dari beberapa sisi, yakni sebagai berikut.
1. Kualifikasi
Dari segi kualifikasi seorang penerjemah tersumpah wajib lulus Ujian Kualifikasi Penerjemah (UKP) dan memperoleh otorisasi resmi dari otoritas hukum.
Berbeda dengan penerjemah bersertifikat yang diwajibkan memiliki sertifikasi dari asosiasi profesi tertentu, akan tetapi tidak memerlukan penunjukan resmi dari pemerintah.
2. Kekuatan Hukum
Dokumen terjemahan yang dihasilkan oleh sworn translator diakui secara hukum, mengikat, dan diakui oleh pengadilan atau instansi pemerintah.
Lain halnya dengan dokumen terjemahan yang dihasilkan oleh certified translator yang tidak selalu memiliki kekuatan hukum, meskipun secara profesional terjemahannya akurat.
Dokumen yang diterjemahkan oleh penerjemah bersertifikat umumnya diterima untuk keperluan resmi, namun terkadang masih memerlukan autentikasi tambahan tergantung pada otoritas yang berwenang.
3. Harga
Dari segi harga jasa penerjemah tersumpah dan jasa penerjemah bersertifikat tentu saja berbeda. Umumnya, harga jasa penerjemah tersumpah jauh lebih mahal karena adanya proses khusus serta persyaratan hukum yang ketat.
Biaya jasa keduanya cukup bervariasi tergantung lokasi, pilihan bahasa, hingga tingkat kesulitan dokumen yang ingin diterjemahkan.
Perbedaan Penerjemah Tersumpah, Penerjemah Bersertifikat dengan Penerjemah Biasa
Selain penerjemahan tersumpah dan penerjemah bersertifikat, masih ada lagi jenis penerjemah lainnya, yakni penerjemah biasa. Penerjemah biasa merupakan profesional yang mengalihkan teks tertulis dari satu bahasa ke bahasa lain tanpa memiliki sertifikasi resmi dari pemerintah.
Hasil terjemahan penerjemah biasa bersifat profesional untuk keperluan umum, namun hasil terjemahannya tidak memiliki kekuatan hukum. Dokumen-dokumen yang biasanya diterjemahkan oleh penerjemah biasa, contohnya, artikel, jurnal, situs website, dan novel.
Wordnesia sebagai Jasa Penerjemah Tersumpah Terbaik
Jika Anda tengah mencari jasa penerjemah tersumpah terbaik, terpercaya, dan murah, Anda bisa mencoba layanan dari Wordnesia yang telah berpengalaman dalam menerjemahkan berbagai macam dokumen individu, bisnis, maupun perusahaan.
Wordnesia memiliki tim penerjemah tersumpah yang telah lolos ujian kualifikasi dan telah diakui oleh Kementerian hingga Kedutaan. Untuk memesan jasa penerjemah tersumpah resmi Wordnesia, Anda bisa menghubungi nomor Customer Service Wordnesia.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


