Beasiswa yang Tidak Wajib Kembali ke Negara Asal
Beasiswa yang tidak mewajibkan pelamarnya untuk pulang ke negara asal tidak membatasi apakah peserta kembali atau mencari pekerjaan di negara lain. Ada beberapa program beasiswa yang bisa Anda ikuti, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
- Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM)
Program EMJM diperuntukan bagi sarjana internasional yang berminat lanjut S2 di negara Eropa. Dalam program ini tidak ada ikatan dinas sehingga awardee tidak dituntut untuk kembali ke negara asalnya. Beasiswa Eropa EMJM sendiri bersifat fully funded mencakup biaya kuliah, penelitian, magang, hingga tesis.
- Global Korea Scholarship (GKS)
Beasiswa Korea GKS ini tidak mewajibkan awardee-nya untuk kembali ke negara asal sehingga bisa melanjutkan mencari kerja manufaktur di Korea atau melanjutkan kegiatan lain sesuai visa. Beasiswa ini tersedia untuk berbagai jenjang mulai D2, S1, S2, dan S3. Penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan dana kuliah secara penuh, ada pula tunjangan tiket pesawat, tunjangan penelitian, dan masih banyak lagi lainnya.
- DAAD Jerman
Program beasiswa Jerman DAAD tidak mengharuskan awardee-nya untuk kembali ke negara asal. Bahkan, Jerman memberi izin tinggal kepada mahasiswa asing untuk cari kerja setelah lulus kuliah. Alhasil banyak orang Jerman yang berasal dari Indonesia. Beasiswa DAAD Jerman ini menyediakan fasilitas pendanaan yang cukup lengkap mulai dari biaya kuliah, tunjangan bulanan dan akomodasi, asuransi, dan masih banyak lagi.
- MEXT Scholarship
Beasiswa Monbukagakusho/ MEXT ini cocok untuk Anda yang ingin berkarier di industri Jepang. Pasalnya program beasiswanya tidak mengharuskan peserta yang telah lulus pulang ke negara asal. Pemerintah Jepang sendiri memberikan banyak fasilitas yang menarik untuk kandidat yang sesuai biaya hidup, penggratisan studi, dan semua itu diberikan secara gratis tanpa ikatan dinas.
- China Government Scholarship (CSC)
CSC memang diadakan untuk menjaring individu berprestasi dan punya potensi besar. Kandidat yang lolos beasiswa tidak diharuskan untuk kembali ke Indonesia sehingga cocok untuk Anda yang ingin lanjut S2 dan S3 di China tanpa terbebani apapun. Beasiswa ini menyediakan tunjangan hidup, asuransi, dan biaya kuliah gratis.
Tips Mencari Beasiswa Tanpa Ikatan Dinas
Bagi Anda yang ingin mendapatkan beasiswa internasional tanpa pulang ke Indonesia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini tips cari beasiswa tanpa wajib pulang.
- Pilih beasiswa dari penyelenggara di luar negara asal, bisa dari universitas atau konsorsium internasional, pemerintah negara tujuan, atau yayasan internasional.
- Cek bagian eligibility atau terms & conditions untuk memastikan kewajiban pulang ke negara asal
- Pilih beasiswa yang menyediakan post-study work visa karena ini memungkinkan kamu benar-benar memanfaatkan studi untuk karier internasional.
Jasa Penerjemah Tersumpah Beasiswa Internasional
Apapun program beasiswa internasional yang Anda pilih, kebutuhan penerjemah tersumpah (Sworn Translator) tidak bisa dihindari. Profesi tersebut diperlukan untuk menerjemahkan dokumen resmi sebagai syarat administrasi dalam program beasiswa. Untuk mendapatkan layanan terpercaya, Anda bisa menyerahkan dokumen kepada Wordnesia.
Wordnesia adalah penyedia jasa translate dokumen dengan hasil resmi dan sah. Hasil terjemahan dari Wordnesia dapat membantu Anda memenuhi persyaratan administrasi, termasuk syarat dalam beasiswa yang tidak wajib kembali ke negara asal.
Standar Layanan Kami

TEPAT
Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Layanan 1 hari jadi atau reguler 2 sd 3 hari

AMAN
Kami selalu menjaga keamanan dokumen anda. Jika selesai diproses, file asli maupun hasil terjemahan akan kami hapus


